Postingan

Bagaimana Minat Belajar Siswa saat ini?

  Zaman dahulu pada masa penjajahan, pihak Belanda melarang anak-anak pribumi untuk ikut belajar di sekolah milik Pemerintah Belanda di Indonesia. Hal ini mengakibatkan banyak anak pribumi mengalami buta huruf dan ketertinggalan pendidikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendidikan pada masa penjajahan tergolong rendah bagi anak-anak pribumi. Berdasarkan sumber yang saya telaah dari Kompas.com tujuan pendidikan adalah untuk menjadikan seseorang mempunyai kepribadian yang baik dan memiliki wawasan luas. Secara umum pendidikan adalah pembelajaran, pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang. Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan adalah upaya untuk memajukan bertumbuhnya pendidikan budi pekerti (kekuatan batin dan karakter), pikiran, serta tumbuh anak. Ki Hajar Dewantara menjabarkan bahwa tujuan pendidikan terbagi menjadi tiga, yaitu:   Membentuk budi didik yang halus pada pekerti peserta.   Meningkatkan kecerdasan otak peserta didik.   Mendapatkan keseh...

Ayo Bangun Rasa Percaya Dirimu!

Gambar
               Kepercayaan diri seorang siswa merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran. Rasa percaya diri yang baik dan sehat diperlukan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial yang dapat menjadikan pribadi yang lebih tangguh. Percaya diri merupakan kemampuan dalam meyakinkan diri pada kemampuan yang kita miliki atau kemampuan untuk mengembangkan penilaian positif baik untuk diri sendiri ataupun lingkungan sekitar.      Di lingkungan sekolah banyak siswa yang mulai kehilangan kepercayaan diri, terlebih lagi saat pembelajaran di kelas. Untuk beberapa siswa, kepercayaan diri saat di kelas muncul secara alami, tetapi tidak sedikitpun yang merasa kurang percaya diri. Kadang siswa tau apa yang harus mereka lakukan saat pembelajaran seperti menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh guru, presentasi di depan kelas, atau memimpin kegiatan di kelas. Namun beberapa hal ini sering membuat siswa merasa tidak mampu melakuk...

Guru merupakan pemimpin dalam pembelajaran

     Ki Hadjar Dewantara merupakan seorang Mantan Menteri Pengajaran Republik Indonesia. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, yaitu suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi untuk bisa memperoleh hak pendidikan.      Ki Hadjar Dewantara telah memberikan sebuah filosofi yang memiliki makna dan maksud yang sangat berarti serta bermanfaat di era zaman sekarang, terlebih lagi untuk seorang pemimpin yang harus menjadi contoh.      Ing  Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani adalah tiga filosofi pendidikan yang terkenal dari sosok Ki Hajar Dewantara.      Filosofi-filosofi tersebut mengandung arti tersendiri. Seperti Ing Ngarso Sung Tulodo memiliki arti yang depan memberi contoh. Maksudnya, guru memberi teladan atau contoh yang baik bagi siswa.       Ing Madya Mangun Karso memiliki arti yang di tengah membangun. Maksudnya, guru membangun ide, inovas...